Minggu, 19 Februari 2017

Pengertian Farmasi

[SEKILAS TENTANG JURUSAN FARMASI]
Farmasi, maka pikiran kita semua akan mengarah pada sekelompok benda yang kita disebut obat-obatan.  Kenyataanya, Ilmu Farmasi memang membahas tentang obat-obatan dan berbagai hal yang berhubungan dengan obat, bahkan termasuk kimia, biologi, kesehatan masyarakat, bahkan sampai ke manajemen dan pemasaran.
Kata farmasi berasal dari bahasa latin, yaitu pharmakos yang berarti sihir atau racun. Kedengaran mengerikan bukan? Memang kalau obat-obatan dikonsumsi secara berlebihan bisa menimbulkan efek keracunan. Nah, di sinilah salah satu peranan seorang Farmasis (profesional di bidang Farmasi), menemukan potensi penyembuhan dari suatu bahan dan menakarnya agar bermanfaat secara optimal tanpa menimbulkan efek samping.
Pada tahun 2014 Dirjen Dikti merilis data yang menyebutkan bahwa jurusan Farmasi adalah jurusan kuliah dengan peminat terbanyak nomor lima di Indonesia. Kenapa bisa demikian? Hal ini cukup wajar sebenarnya, karena farmasi bergerak dibidang kesehatan yang merupakan salah satu kebutuhan hidup
manusia yang tidak pernah sepi, selain bidang makanan.
APA YANG DIPELAJARI DI JURUSAN FARMASI?
Pada intinya, bahasan utama dalam perkuliahan Jurusan Farmasi adalah bagaimana cara membuat obat, cara membuat obat tersebut tahan lama, bagaimana cara menemukan senyawa kimia dari berbagai sumber yang berpotensi dikembangkan sebagai bahan obat, bagaimana cara membuat obat-obatan dengan bahan dasar tanaman herbal. Mahasiswa Farmasi akan banyak menghapalkan nama-nama senyawa kimia, kode-kode obat, nama-nama tanaman seperti di jurusan biologi dan sebagainya.
Pada semester awal perkuliahan (semester 1 atau 2), mahasiswa akan menerima kuliah dari bidang-bidang ilmu yang masih umum seperti jurusan-jurusan kuliah lainnya serta mata kuliah dasar atau pengantar Ilmu Farmasi. Misalnya Pancasila, Kewarganegaraan, Agama, Matematika, Bahasa dan lainnya. Pada semester selanjutnya mata kuliah akan berfokus pada bahasan-bahasan farmasi yang lebih spesifik, sebagai contoh di Unpad mahasiswa akan menerima kuliah Farmasetika, Farmakokimia, Farmakologi dan Toksikologi dan Farmakognosi-Fitokimia. Mahasiswa Farmasi juga akan dibekali dengan ilmu-ilmu lain yang berhubungan atau menjadi pendukung bidang kefarmasian seperti Bioteknologi Farmasi, Nutrasetikal dan Terapi Nutrisi, Pemodelan Molekul Obat, TeknologiKultur Sel Jaringan, Sistem Baru Penghantaran Obat, Farmakogenetik dan Farmakogenomik, Farmasi Klinik dan Farmasi Rumah Sakit. Setelah menyelesaikan studinya, mahasiswa jurusan farmasi akan mendapatkan gelar Sarjana Farmasi (S.Farm.).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar